Opera meetup with Bali Blogger Community

Mengetahui rencana meetup tgl 17 oktober ini dari milis Bali Blogger, cukup mendadak dan kebetulan ada acara di jam yg sama, walhasil datangpun terlambat :). Saya sebenernya tertarik ikut meetup ini karena ada pertanyaan tentang eksistensi Opera Software saat ini dimana di awal-awal tahun 2000-an merajai browser di desktop, jauh sebelum adanya Firefox dan Chrome.

Meetup dihadiri dari pihak organizer dan Opera Software yaitu Bapak Daud, Business Development Manager dan Mbak Eka (maaf kalo salah sebut nama). Yg cukup mengagetkan ternyata fokus Opera sendiri memang udah shift ke mobile world. Faktanya pengguna featured phone paling banyak menggunakan Opera Mini, tentu hal ini wajar saya sendiri pernah menggunakan Opera Mini di handphone sebelum jamanya smartphone dan Opera Mini satu-satunya browser yang canggih dan cepat saat itu. Jadi wajar saja jika Opera sangat fokus dan menjaga target market mereka bahkan berencana untuk mengembed engine Opera kedalam chipset device.

Mungkin saat ini Opera sudah jarang digunakan di desktop browser tapi yang pasti di featured phone Opera Mini menguasai pasar dan kemungkinan besar ketika semua orang menggunakan smartphone, Opera sudah siap dengan inovasi mereka.

Call or load any Joomla model to controller, other modules or plugin

Here’s a short version:

first, load model helper

JLoader::import('joomla.application.component.model');

second, import the model, adjust with your own component, first parameter is the filename without .php

JLoader::import( 'renewal', JPATH_ROOT . DS . 'components' . DS . 'com_mymember' . DS . 'models' );

third, create new instance. in this case, the class name is mcsmemberModelRenewal

$renewalmodel = JModel::getInstance( 'renewal', 'mcsmemberModel' );

now you can use the model, ie:

$renewalmodel->someMethod();

happy coding!

Google Day Indonesia 26 – 27 September 2012

Senang sekali kita saya bisa ikut dan diundang di acara Google Day Indonesia yang pertama di Indonesia. Kebetulan saya disini mewakili komunitas Google Business Group (GBG) Bali Chapter dimana merupakan bagian dari GBG Indonesia. GBG sendiri adalah sebuah komunitas bisnis terutama small business (UKM) yang ingin leverage dan expand bisnis mereka dengan bantuan produk2 dari Google seperti AdWords, Analytics, YouTube Google+ dan banyak lagi. Di posting lainnya saya akan lebih menceritakan lebih detail mengenai GBG.

Di event ini sendiri terlihat Google sangat ingin terlibat dengan berbagai kalangan mulai dari pengusaha UKM, student hingga developer. Mereka juga memperkenalkan produk2 google dan bagaimana kita bisa memanfaatkan tool tersebut utk keperluan bisnis serta mengembangkan berbagai macam aplikasi bagai para developer.

Dari yang bisa saya lihat, Google mulai fokus untuk market di emerging countries seperti Indonesia dan asia tenggara pada umumnya serta wilayah Amerika selatan dimana potensi baik dari sisi small business dan developer sangat besar bisa dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama event berlangsung.

tips singkat memilih calon gubernur DKI Jakarta

Dalam rangka menyambut pilkada Jakarta sebentar lagi, postingan ini dibuat. Saya bukan warga jakarta jadi jelas tidak bisa memilih, hanya dgn tulisan ini setidaknya saya yg hanya beberapa bulan tinggal di jakarta melihat dari kacatama warga non-jakarta.

Banyak yg masih bingung dengan pilihannya karena politik membuat seorang tampak bagus. Saya nggak suka politik, tapi utk memilih pimpinan bukanlah hal yg susah.

Yang pertama analoginya, kalo kita sedang mencari pembantu/asisten rumah, dengan budget gaji yg sama apakah kamu akan memilih seseorang tanpa pengalaman kerja atau seseorang yg sudah memiliki pengalaman kerja ? Ingat budget gajinya sama.

Tentu yg sudah punya pengalaman kerja sebelumnya. Pilihan mengerucut. Berikutnya, sudah punya pengalaman kerja, difilter lagi, bagaimana portfolio kerja mereka sebelumnya ? Apakah bagus ? Punya prestasi ? Atau pernah bermasalah dgn majikan sebelumnya, kurang meyakinkan, dsb.

Terakhir, walaupun masih teori dan belum tentu terwujud tanpa eksekusi yg tepat, tentu saja program dan solusi mereka mengatasi masalah di Jakarta. Pilih pimpinan dengan tawaran solusi yang paling masuk akal, tidak muluk-muluk dan paling mudah untuk di implementasikan.

Sudah ketemu kan pilihannya ? :)

Jadi siapa pilihanmu ?