Archive for the 'Web Design' Category

Save the Developer!

Save the Developer adalah gerakan beberapa individu serta supporter untuk mengkampanyekan penghentian penggunana internet explorer 6. Keliatan-nya emang sepele sih :) tapi seperti yang kita tau masih banyak user yang masih menggunakan Internet Explorer 6 dan belum mengupgrade ke Internet Explorer 7.

Continue reading ‘Save the Developer!’

Opera Dragonfly, pesaing berat Firebug ?

Pengguna setia opera terutama web developer mungkin akan senang dengan berita ini. Pada rilis opera terbaru yaitu versi 9.5x terdapat satu fitur yang berguna untuk melakukan debugging css, javascript & DOM mirip dengan fitur firebug extension di firefox. Walaupun opera 9.5 masih dalam tahap beta, fitur ini menjadi alternatif tool bagi web developer yang menggunakan opera.

Sebenarnya opera memiliki tool yang dinamakan Opera developer tools, namun masih sederhana dan jauh dibandingkan dengan fitur di firebug.

Informasi Opera Dragonfly selengkapnya

Sekilas Web Accessibility

Saat ini web accessibility menjadi salah satu topik yang hangat di dunia web development. Hal ini terjadi karena sudah banyak negara-negara terutama di eropa yang mengadopsi undang-undang yang mengatur web accessibility. Tapi mengapa web accessibility dianggap sedemikian penting sehingga perlu adanya aturan-aturan dan sejauh mana aturan-aturan web accessibility tersebut, atau bahkan apa sebenernya definisi web accessibility.

Continue reading ‘Sekilas Web Accessibility’

telkomspeedy.com hanya utk IE 6

screenshot telkomspeedy.com

jadi buat yg make browser lain, gak usah diliat web-nya :D

Sejarah DOCTYPE switch

Penggunaan deklarasi DOCTYPE didalam sebuah dokumen html menandakan jenis dokumen tersebut dan bagaimana sebuah browser me-render output berupa halaman kepada user. Penggunaan DOCTYPE switch membuat halaman website kita bisa dapat berjalan di dua mode yaitu standard mode dan quirk mode tergantung dari jenis browser yang digunakan (kecuali IE 6 yg menambahkan tag xml utk dapat berjalan di quirk mode). Tapi tahukah anda kapan pertama kali ide penggunaan DOCTYPE switch dicetus ? adalah seorang yang bernama Todd Fahrner di tahun 1998 yg mencetuskan ide ini pertama kali.

Dia juga yang memiliki alasan betapa banyaknya website yang menggunakan table-based untuk melayout halaman, sehingga penggunaan DOCTYPE switch menjadi solusi pada saat itu. Saya juga baru tau kalo ide tableless design utamanya memiliki standard W3C udah ada semenjak tahun 1998 :)

Full height column. CSS & jQuery

Salah satu kelemahan menggunakan div adalah menyamakan tinggi beberapa div untuk kolom serta membuat div tersebut expandable mengikuti tinggi window. Liat screenshot berikut:

tiga kolom sebelum

Secara default tinggi div kolom berbeda-beda mengikuti isi dari div tersebut. Belum lagi jika tinggi dari div kurang dari ukuran window browser sehingga footer tampak seperti melayang diatas. Ada beberapa teknik tertentu untuk membuat tinggi kolom tampak sama antara lain menggunakan cara faux column. Kali ini kita akan membuat agar semua kolom mempunyai tinggi sama dan jika kurang dari tinggi window browser maka secara otomatis akan menyamakan-nya. Yg kita perlukan adalah jQuery, plugin equalizeCols dan sedikit teknik css. Hasil akhir akan seperti ini:

tiga kolom sesudah

Continue reading ‘Full height column. CSS & jQuery’

jQuery zebra list

Akhir-akhir ini lagi seneng2nya utak-atik jQuery. Penggunaan yg simpel dan mudah membuat banyak orang yg awam di javascript terutama DOM seperti web designer atau hobbyist seperti saya menyukainya. Contoh berikut memperlihatkan bagaimana membuat zebra list dengan mudah dan cepat menggunakan jQuery, unordered list dan sedikit CSS, contoh script diambil dari tutorial di 15 days of jQuery

Demo jQuery zebra list bisa dilihat disini




It seems you're using an unsafe, out-of-date browser. Click here to upgrade to Firefox for free. X