Sekilas Web Accessibility

Saat ini web accessibility menjadi salah satu topik yang hangat di dunia web development. Hal ini terjadi karena sudah banyak negara-negara terutama di eropa yang mengadopsi undang-undang yang mengatur web accessibility. Tapi mengapa web accessibility dianggap sedemikian penting sehingga perlu adanya aturan-aturan dan sejauh mana aturan-aturan web accessibility tersebut, atau bahkan apa sebenernya definisi web accessibility.

Pengguna head pointer

Sekilas web accessibility

Kalo kita membaca sekilas mengenai web accessibility di W3C Accessibility Initiative, dijelaskan secara singkat bahwa web accesibility adalah bagaimana seseorang yang mengalami kekurangan/kelemahan secara fisik (disable person/) masih dapat mengkases serta berinteraksi dengan web. Jadi jelas disini bahwa web accessibility tidak hanya menambahkan alt text di image, atau membuat struktur halaman web dengan benar, tapi juga bagaimana supaya website yang kita miliki bisa diakses dan digunakan secara maksimal tidak hanya oleh manusia dengan fisik normal tapi juga dengan orang yang memiliki keterbatasan fisik.

Bagi kita manusia dengan fisik normal, dapat dengan mudah menggunakan meng-klik mouse, melihat screen monitor dan mengakses konten. Hal ini tidak berlaku bagi penderita parkinson atau tuna netra misalnya. Untuk mengakses website bagi sebagian mereka ahrus menggunakan peralatan khusus baik hardware atau software. Peralatan khusus ini biasanya disebut assistive technologies, bisa berupa screen reader bagi para tuna netra, ada voice recognition software bagi para tuna rungu, dan masih banyak lagi. Tugas web developer-lah agar website yang kita develop bisa diakses oleh assistive technologies semacam itu.

Mengapa web accessibility penting

Berikut beberapa faktor utama:

  • Sama seperti hal lain, mengakses serta berinteraksi dengan website adalah hak asasi setiap manusia, termasuk bagi orang yang secara fisik normal maupun yang memiliki kelemahan
  • Seperti dijelaskan sebelumnya, beberapa negara telah menerapkan aturan-aturan web accessibility tersebut utamanya ditujukan untuk website perusahaan, organisasi dan pemerintahan. Jadi setiap organisasi akan memiliki peluang untuk dituntut oleh sebagaian orang yang menganggap sebuah website tidak accessible bagi mereka
  • Anda kan tidak ingin mengabaikan sekitar 15% dari populasi manusia yang memiliki kekurangan fisik. Mereka juga memiliki kemampuan finansial yang berpotensi positif bagi sebuah perusahaan atau organisasi. Jangan hiraukan mereka
  • Website yang mengikuti aturan accesibility umumnya secara otomatis akan usable, clean code dan semantically correct, sehingga secara teknis akan mempercepat akses dan memudahkan mesin pencari untuk meng-index halaman web secara maksimal

Membuat web accessibility

Untuk membuat web yang accessible tidak seperti membuat sebuah halaman web yang valid XHTML/CSS. Hal ini karena tidak ada patokan atau ukuran yang jelas bagaimana mengukur apakah sebuah website itu accessible atau tidak. Jadi kita tidak akan bisa membuat sebuah web yang 100% accessible, lho ? Yang bisa kita lakukan adalah membuat sebuah web yang secara maksimal memperhitungkan aturan-aturan web accessibility seperti yang telah dijelaskan lengkap beserta guideline-nya oleh konsorsium web W3C yang telah membentuk group kerja yang disebut Web Accessibility Iniative atau WAI.

Dengan adanya aturan web accessibility serta petunjuk dari WAI ini diharapkan semakin banyak website-website perusahaan yang mengikuti pedoman web accessibility sehingga tidak hanya manusia yang secara fisik normal tapi juga saudara-saudara kita yang memiliki kekurangan fisik bisa ikut berinteraksi sesuai dengan hak mereka sebagai manusia.

sumber: