salah satu kelebihan utama drupal adalah penggunaan taxonomy yg fleksibel dan terintegrasi. Taxonomy sendiri adalah ilmu tentang klasifikasi, bahasa awamnya peng-kategorian. Salah satu point utama sebuah website yang bagus adalah klasifikasi content yang bagus, akurat dalam pencarian dan mudah dalam penyajian. melakukan hal tersebut menjadi sangat mudah dan tepat karena memang drupal didesain sebagai sebuah publishing system cms.
Secara umum, ada dua metode berbeda yang bisa kita gunakan salah satu atau semuanya. Metode pertama kita sebut saja metode hirarki dan metode kedua kita sebut metode asosiasi.
Metode hirarki atau disebut kategori, adalah metode klasifikasi content berdasarkan hirarki/level parent dan child, ambil contoh sebuah klasifikasi berita. Berita bisa kita bagi menjadi sbb:
- Politik
- Politik dalam negeri
- Politik luar negeri
- Olahraga
- Sepak bola
- Tenis
jadi apapun yg bersifat tersusun atau n-level, bisa disebut sebagai metode hirarki
Metode kedua adalah metode asosiasi, atau disebut thesaurus/relasi. metode ini tidak menggunakan hirarki atau level parent/child. Semua content sejajar, dan hanya dihubungkan dengan relasi kemiripan. Contoh yang paling gampang adalah klasifikasi musik.
Pop Rock, Jazz Rock, Dangdut Rock, Brit Pop, dsb
disini terlihat bahwa suatu content bisa termasuk di satu atau lebih kemiripan/relasi yang saling berhubungan. Contoh lain yang cukup populer adalah penggunaan tagging di sebuah content, atau referensi buku.
Di drupal sendiri, kita bisa menggunakan salah satu metode atau menggabungkan kedua metode tersebut. Sebelum mulai, perlu kita ketahui beberapa istilah taxonomy di drupal:
vocabulary
vocabulary adalah semacam container atau root dari klasifikasi. sebelum kita membuat klasifikasi, hal pertama yang dilakukan adalah membuat sebuah vocabulary yang akan kita gunakan menampung klasifikasi.
Terms
terms adalah inti dari sebuah klasifikasi. di metode hirarki, terms dapat berupa kategori atau sub kategori. sedangkan di metode asosiasi, terms dapat berupa sebuah tagging yg akan menghubungkan content dengan content yang lain
Utk membuat vocabulary di drupal, klik di administer > categories. klik add vocabulary. Seperti yg sudah dijelaskan, setiap vocabulary adalah container dimana kita bisa menentukan metode yg akan kita gunakan apakah hirarki atau asosiasi, apakah content bisa menggunakan beberapa beberapa terms secara bersamaan, apakah content diperbolehkan menggunakan free tagging (terms yg tidak didefinisikan sebelumnya). Setelah membuat vocabulary, selanjutnya adalah mengisi terms sesuai dengan metode yg kita pilih. klik add terms sesuai di list vocabulary yg telah kita buat.
Dengan perencanaan yang bagus, kita bisa membuat sebuah sistem klasifikasi yg tepat sesuai dengan website yg kita buat. Jadi saran saya, sebaiknya rancang dahulu dengan matang sebelum di implementasikan di drupal. Artikel selanjutnya, kita akan mencoba menerapkan langsung klasifikasi yg telah kita rancang untuk di implementasikan di drupal!
happy drupaling!






Halo Mas, Salam knal.
Eh, ternyata mas adi memperdalam Drupal juga ya. So, tiap CMS pasti punya kelebihan and kekurangannya. Selain kuat dari Taxonomy-nya, apa lagi yang membuat Drupal tersebut eksis hingga 6 Tahun dan terus dikembangkan? Kalau secara jujur, ada ga hal tertentu dari drupal tersebut yang tak dipunyai sementara ini oleh Mambo?
So, saya ingin banget liat web yang di gawangi oleh Drupal itu sendiri.
Nah sekarang yang terakhir. Mas khan berposisi di Bali, kalo bole tau dimana Mas? Trus office water&stone itu sendiri dimana?
Makasi banyak Mas Adi.
regards from me Ngurah Agung - Tanjung Benoa - Nusa Dua - Bali
tiap cms punya porsi kelebihan dan kekurangan masing2. kelebihan drupal ada di acl karena konsep modular-nya yg fleksibel. silahken, email aja kalo mau diskusi lebih lanjut
salam kenal mas adi, saya mau nanya klo bikin kategory didrupal 6 gimana caranya ya?dimenu admister tidak ada pilihan kategori.mohon bimbingannya
Terima kasih
#cashman: sama aja kok sama drupal 5
dari admin/content/taxonomy